2 Meninggal Akibat Virus Corona, Saudi Tutup Riyadh, Mekah dan Madinah

Posted Date : 26-03-2020, berita ini telah dikunjungi sebanyak 711 kali.


Riyadh - Otoritas Arab Saudi menutup ibu kota Riyadh dan dua kota tersuci bagi umat muslim, Mekah dan Madinah, setelah melaporkan kematian kedua akibat virus Corona atau COVID-19. Otoritas Saudi juga memperpanjang jam malam yang diberlakukan di ketiga kota tersebut.
Seperti dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) dan dilansir AFP, Kamis (26/3/2020), otoritas Kerajaan Saudi melarang orang-orang masuk dan keluar dari ibu kota Riyadh, juga dari Mekah dan Madinah, untuk sementara waktu. Saudi juga melarang pergerakan di antar provinsi-provinsi di seluruh wilayahnya.

Langkah ini diumumkan saat Kementerian Kesehatan Saudi mengumumkan jumlah total kasus virus Corona di negara ini melonjak menjadi 900 kasus.

Sejauh ini dua orang meninggal dunia akibat virus Corona di wilayah Saudi. Korban meninggal kedua disebut sebagai seorang warga kota Mekah. Sebelumnya, korban meninggal pertama akibat virus Corona dilaporkan sebagai seorang warga Afghanistan di kota Madinah.

Saudi sejauh ini menjadi negara dengan jumlah kasus virus Corona terbanyak di kawasan Teluk. Jam malam selama 11 jam -- mulai pukul 19.00 hinga pukul 06.00 pagi -- telah diberlakukan secara nasional di wilayah Saudi sejak Senin (23/3) waktu setempat untuk membatasi penyebaran virus Corona.

Dalam laporan terbaru, SPA menyebut jam malam untuk kota Riyadh, Mekah dan Madinah, dimajukan menjadi mulai pukul 15.00 waktu setempat. SPA yang mengutip dekrit yang disetujui Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, menyebut langkah tersebut akan mulai berlaku pada Kamis (26/3) waktu setempat.

Otoritas Saudi berencana memberlakukan jam malam selama 21 hari. Otoritas setempat juga memperingatkan bahwa setiap pelanggar dari jam malam akan didenda sebesar 10 ribu Riyal (Rp 43 juta) dan bisa dipenjara jika melakukan pelanggaran berkali-kali.

Sebagai upaya mengurangi penyebaran virus Corona, otoritas Saudi telah menutup bioskop, mal dan restoran, juga menghentikan sementara penerbangan internasional juga domestik dan menghentikan umroh untuk tahun ini. Saudi juga menghentikan sementara ibadah salat berjemaah di seluruh masjid di wilayahnya, kecuali di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

(nvc/ita)



Sumber : https://news.detik.com/internasional/d-4953475/2-meninggal-akibat-virus-corona-saudi-tutup-riyadh-mekah-dan-madinah



Skandal Zamira Hajiyeva: Belanjakan Rp297 Miliar Tanpa Dicurigai
Lisensi Dicabut, Kapten Vincent: Harga Diri Saya Direnggut
Lisensi Dicabut, Kapten Vincent: Harga Diri Saya Direnggut
Masa Depan Sarri Ditentukan Sebelum Akhir Pekan
Vidi Aldiano Mau Dandani Orangtua jadi Avengers Lebaran Ini
Tiket Mahal, Kemenhub Minta Maskapai Tegur Traveloka dan Tiket.com
Tiket Mahal, Kemenhub Minta Maskapai Tegur Traveloka dan Tiket.com
Dewi Perssik Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Lihat Tangan Ayah Diikat Tali
Kebakaran di Pusat Pendidikan di Gujarat, 20 Siswa Meninggal
Wanita Jatuh dari Kuda di Dubai, UAE Tanggung Biaya Medis
Taiwan Gelar Latihan Militer untuk Respons Ancaman Cina
Iran Bantah Tudingan AS Soal Dalang Sabotase Kapal Tanker
Mahathir: Malaysia Butuh Tiga Tahun Kurangi Utang
Polisi Turki Sita Buku Kuno Berlambang Perisai Daud
Semua Golongan Masyarakat di Indonesia Rentan Terpapar Radikalisme
Para Pemimpin Arab Berkumpul Penuhi Undangan Raja Salman
Menteri Baru PM Scott Morrison Resmi Dilantik
YLBHI Nilai Kepolisian Indonesia Tidak Berimbang Menegakkan Hukum
AS Sanksi Negara yang Beli Minyak dari Iran
Diduga Ditipu Sosialita Rugi Rp 1 Miliar, Rio Reifan dan Istri Lapor Polisi